Maintenance Plafon dengan Konsep Up Ceiling dan Drop Ceiling

Maintenance Plafon dengan Konsep Up Ceiling dan Drop Ceiling
Maintenance Plafon dengan Konsep Up Ceiling dan Drop Ceiling

Plafond seringkali mengalami kerusakan pada saat musim penghujan karena adanya genting yang pecah sehingga bocor ke plafon. Renovasi Plafon yang rusak akibat atap yang bocor akan tidak berguna sebelum sumber atap yang bocor dilakukan perbaikan.
Untuk kerusakan ringan seperti noda dan jamur pada plafond anda bisa mengatasi dengan melakukan pengecatan ulang pada area tersebut. sedangkan untuk kerusakan yang besar memang solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti plafon baru.
Apabila ingin memperbaiki plafon sekaligus mempercantik rumah, anda bisa membuat desain plafond up ceiling dan drop ceiling. Selain untuk mempercantik plafon, kedua desain plafon ini bisa memberikan suasana yang berbeda pada ruangan anda.
Plafon drop ceiling akan memberikan kesan suasana yang akrab pada ruang sehingga cocok diaplikasikan pada ruang makan. lampu tersembunyi (hidden lamp) yang biasanya diaplikasikan pada plafon drop ceiling dan up ceiling juga akan memancarkan cahaya tidak langsung yang memberi kesan tertentu pada ruangan. Kedua desain plafond tersebut juga bisa menjadi trik pemisahan ruang sehingga ada tidak perlu membuat partisi atau dinding untuk memisahkan ruangan.
Untuk material, anda bisa memilih gypsum, papan semen atau triplek.

Gypsum

  • Gypsum merupakan material plafon yang ringan, aplikasi ke rumah mudah dan cepat pemasanganya, kekurangannya tidak tahan air. kisaran harganya ± 57.000/lbr
Papan Semen

  • Papan semen merupakan material tahan air, aplikasi lebih mudah, kekurangannya rentan terjadi retak rambut. kisaran harganya Rp.50.000 – Rp.125.000 /Lbr
Plywood / Triplek

  • Triplek merupakan material mudah ditemukan di pasaran dan harganya lebih terjangkau. kekurangannya tidak tahan api sehingga mudah terbakar, kisaran harga Rp.32.000 –Rp.98.000/Lembar.
Persiapan Pengerjaan

  • Jika ada kerusakan plafon, pastikan sumber kerusakan sudah diperbaiki.
  • Matikan instalasi M/E atau Mekanikan Elektrikal diatas plafon
  • Pastikan perabot sudah dipindahkan ke tempat yang lain
  • Periksa material yang akan dipasang, pastikan dalam keadaan kering jika rangka kayu dan pastikan tidak ada karat jika material rangka besi
  • Berikan sirkulasi udara yang baik, agar ruangan tidak lembab
Proses Pengerjaan

  • Sesuaikan dengan fungsi ruangan
  • Perhatikan ketinggian plafond an berapa besarnya penurunan plafon, atur komposisinya agar proporsional dengan bentuk dan besarnya ruangan
  • Pilih system penggantung dan rangka plafon yang kuat untuk keamanan serta perhatikan posisi titik lampu agar tidak bersinggungan dengan posisi rangka.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »