Blog Berisi Tentang Rumah dan Kesehatan

advertisement

Cara atau Tips Memilih dan Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)


Kebakaran merupakan sesuatu yang menghantui bangunan rumah, baik itu karena korsleting listrik ataupun kelalaian kita sendiri. Sebagai pertolongan pertama terhadap kebakaran, Dinas Kebakaran menganjurkan setiap rumah mempunyai alat pemadam api ringan (APAR). beberapa jenis APAR di Indonesia

Cara atau Tips Memilih dan Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
Cara atau Tips Memilih dan Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)


  • Tabung pemadam atau Fire Extinguisher adalah APAR yang paling umum. isi tabung pemadam umumnya Karbondioksida (CO2). Cara kerjanya begitu CO2 disemprotkan maka akan memenuhi udara, karena berat jenis CO 2 lebih besar dari Oksigen maka zat itu akan berada dibawah dan mengisolasi hubungan api dengan oksigen, dan api menjadi padam.
  • Tabung pemadam atau APAR juga ada yang berisi Dry Chemical (isinya sodium bikarbonat atau potassium bikarbonat). Dry Chemical diyakini lebih cepat memadamkan api tetapi kekurangannya APAR jenis ini meninggalkan residu yang dapat merusak alat-alat elektronik kita.
  • Tabung pemadam atau APAR yang berisikan Chemical Foam (Busa). APAR jenis ini efektif atau ampuh digunakan untuk kebakaran yang disebabkan oleh minyak atau bensin
Harga APAR memang agak mahal, untuk tabung 1 kg kisaran harganya Rp.250.000 itu belum termasuk isinya Rp.35.000/Kg. 

Berikut Tips Memilih dan Perawatan Tabung Pemadam
Tabung APAR biasanya di belakangnya ada kode kelas A,B,C

  • Kelas A, efektif untuk pemadaman api pada material kayu, kertas, dll
  • Kelas B, efektif untuk pemadaman api pada minyak atau cairan lain yang mudah terbakar
  • Kelas C, efektif untuk pemadaman api pada alat-alat elektronikal
  • Untuk perawatan, sebaiknya tabung diperiksa isi dan fungsi katupnya setiap 5 tahun sekali, agar ketika diperlukan APAR siap digunakan tidak rusak

Visitor