Blog Berisi Tentang Rumah dan Kesehatan

advertisement

Tips atau Tahapan Meningkat Rumah (Pengecekan Struktur Rumah)

Tips atau Tahapan Meningkat Rumah (Pengecekan Struktur Rumah)
Tips atau Tahapan Meningkat Rumah (Pengecekan Struktur Rumah)

Setelah Gambar Rencana Lantai II rumah sudah didapat, maka langkah pertama adalah melakukan cek dan ricek struktur rumah. Hal-hal yang perlu dilakukan pengecekan adalah struktur pondasi, sloof, kolom dan ring balok.

Idealnya anda meminta bantuan ahli struktur untuk melakukan pengecekan struktur rumah anda. Berikut ini tahapan pengecekan struktur rumah:

Fondasi

  • Pengetesan dengan cara melakukan penggalian minimum pada 2 (dua) titik fondasi. untuk mempermudah pengecekan fondasi maka lakukan penggalian selebar 50 cm di bagian luar rumah yang tidak dipasang keramik. Setelah tergali ukur kedalaman fondasi rumah anda. jika kedalaman fondasi anda 90 cm atau lebih, maka fondasi anda kuat untuk menopang lantai 2. jika tidak maka harus ada penguatan fondasi. Lakukan pengecekan mutu adukan semen fondasi dengan menggunakan alat pahat beton. jika gampang pecah maka fondasi tidak siap untuk ditingkat
  • Penguatan fondasi dilakukan apabila dirasa kurang kuat dengan cara menambahkan dimensi fondasi, fondasi baru menempel ke fondasi lama. fondasi baru ini minimal 90 cm tingginya, dan lebarnya 20 cm – 30 cm. Idealnya penambahan ini dilakukan di sepanjang fondasi, tetapi apabila tidak memungkinkan, minimal dilakukan penambahan pada titik-titik pertemuan fondasi dengan kolom struktur. Jika opsi ini yang dipilih maka kedalaman pondasi minimal harus 1 m – 1,3 m, ketebalan fondasi harus ditambah 20 cm.
Sloof

  • Pengetesan Sloof bisa dibarengkan dengan pengetesan fondasi karena posisi sloof di atas pondasi. Idealnya, tinggi sloof 20 cm, sedangkan tebal sloof bisa dikesampingkan karena tebalnya mengikuti dinding. Lakukan pengecekan mutu adukan semen fondasi dengan menggunakan alat pahat beton. jika gampang pecah maka fondasi tidak siap untuk ditingkat. Tulangan sloof yang kuat untuk ditingkat adalah yang memiliki 6 tulangan dengan diameter besi 12 mm.
  • Jika hasil pengetesan fondasi berhasil tetapi hasil pengetesan sloof tidak berhasil maka yang harus dilakukan adlah tetap menambah ketebalan fondasi setebal 10 cm untuk member topangan sloof yang baru. selain itu anda harus menambahkan minimal 3 tulangan besi berukuran 12 mm. atau anda bisa membuat sloof baru diatas sloof lama tapi resikonya ketinggian lantai berubah sehingga anda harus membobok lantai, dinding, serta kusen pintu dan jendela.
Kolom

  • Lakukan pahat kolom dengan pahat beton. jika kolom struktur keras maka ada kemungkinan kolom dapat menopang lantai 2. Observasi juga tulangan besinya. minimalnya harus ada 4 (empat) tulangan besi ukuran 12 mm untuk kolom praktis dan 6 tulangan besi ukuran 12 mm untuk kolom utama
  • Jika Pengetesan kolom tidak memenuhi syart minimalnya maka dimensi kolom baru harus 2 x dimensi kolom lama.jika hasil pengetesannya jelek banget maka kolom harus dibongkar.
Ring Balok

  • Lakukan pahat kolom dengan pahat beton. jika kolom struktur keras maka ada kemungkinan kolom dapat menopang lantai 2. lihat juga tulangan besinya. minimalnya harus  punya 4 tulangan besi ukuran 10 mm dengan tebal ring balok minimal 15 cm x15 cm
  • Jikapengetesan gagal ,maka opsi yang bisa dilakukan adalah menambahkan tebal ring balok hingga dirasa ideal atau membongkarnya untuk dibuat ring balok yang baru.
Baca Juga pembahasan terdahulu tentang Renovasi Rumah Agar Harga Rumah Cepat Laku dan Harganya Sesuai Harapan, agar menambah wacana anda tentang rumah

Semoga bermanfaat.. monggo dishare..

Visitor