5 Gejala atau Tanda Demam Tifoid Cara Menanganinya

 5 Gejala atau Tanda Demam Tifoid Cara Menanganinya
Bakteri Penyebab Demam Tifoid

Pada pembahasan kali kita akan membahas demam tifoid atau tifus. Tifus atau istilah lainnya Demam Tifoid adalah Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Demam tifoid merupakan penyakit endemis di beberapa Negara yaitu Indonesia, India dan Afrika. Demam ini dapat menyebabkan hal yang fatal apabila tidak dilakukan penanganan yang cepat dan tepat, karena bisa menimbulkan komplikasi yang berakibat serius. Demam Tifoid terjadi karena penderita memakan makanan dan minuman yang tercemar bakteri salmonella

Gejala Demam Tifoid


  • Demam yang berkepanjangan (> 7 hari) dan sakit perut disertai sakit kepala, mual, muntah dan batuk
  • Diare atau konstipasi akan timbul setelah minggu ke 2 perjalanan penyakit. Pada anak-anak sering timbul diare saat terkena tifus. sedangkan pada remaja dan dewasa sering terjadi konstipasi/ susah buang air besar.
  • Pembesaran hati dan limpa
  • Terkadang ada Bercak kemerahan didaerah perut dan dada.
  • Anak menjadi sangat lemah dan tidak aktif seperti biasanya.

Diagnosis Demam Tifoid


  • Dokter biasanya mengobservasi gejala dan tanda-tandanya dulu, jika diduga terkena tifus maka pasien dianjurkan melakukan tes widal. ada juga pemeriksaan mendalam untuk menegakkan diagnosis dengan kultur tinja atau kultur darah. kedua tes ini jarang dilakukan kecuali untuk kasus tertentu karena hasilnya lama dan harganya mahal.

Komplikasi yang ditimbulkan oleh Demam Tifoid

Ada beberapa komplikasi yang bisa terjadi pada penderita demam tifoid. yaitu :

  • Perdarahan saluran cerna
  • Kebocoran pada usus (perforasi usus)
  • Peritonitis (Peradangan pada peritoneum)
  • Bronkopneumonia
  • Meningitis (radang selaput otak)
  • Karier Kronis, yaitu pada fase kronis, bakteri salmonella akan selalu ada pada tubuh penderita. hal ini disebabkan karena adanya ketidakseimbangan system imun sehingga jumlah kuman yang ada dalam tubuh kita belum dapat menimbulkan penyakit.

Cara Mengobati dan Mencegah Demam Tifoid.


  • Bawalah ke dokter jika demam sudah lebih dari 4 – 7 hari, untuk memastikan penyakit apa yang diserita. bila anak sudah dipastikan terjangkit tifus maka dokter akan meresepkan obat untuk membunuh bakteri salmonella yang ada di dalam tubuh. Dokter akan memberikan obat antibiotic yang sesuai dengan penyakit dan juga dibarengi sirup parasetamol untuk meredakan panas. Jika keadaan memburuk maka harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.
  • Tifus atau demam tifoid dapat dicegah dengan cara memberikan vaksinasi tifoid pada anak usia 2 tahun dan dilakukan perulangan setiap 3 tahun sekali. yang tidak kalah penting, pemilihan makanan yang sehat dan higienis dapat mencegah masuknya bakteri salmonella typhi ke dalam tubuh.

Baca Juga :

Semoga bermanfaat.. silahkan like dan share.. serta follow twitter @zaenal_zein

Bagikan Ke

Related Posts

Previous
Next Post »