6 Tanda Atau Gejala Penyakit Hepatitis A dan Cara Mengatasinya

6 Tanda Atau Gejala Penyakit Hepatitis A dan Cara Mengatasinya
Biasakan Cuci Tangan Sebelum Makan Untuk Pencegahan Hepatitis A


Hepatitis A adalah suatu penyakit infeksi virus yang terjadi di hati. Ada berbagai jenis hepatitis yaitu hepatitis A, B,C,D,E,. Huruf A itu sendiri menandakan jenis virusnya (picornavirus). Hepatitis merupakan penyakit global dengan penularan antar manusia yang sangat mudah terjadi, yaitu melalui tinja atau makanan yang terkontaminasi oleh virus tersebut. Di seluruh dunia diperkirakan terjadi infeksi hepatitis A sebanyak 1,4 juta setiap tahunnya. Di Negara berkembang seperti Indonesia, angka kejadiannya masih tergolong tinggi karena buruknya sanitasi dan kebersihan lingkungan. Hepatitis A merupakan penyakit akut yang dapat sembuh sendiri dan biasanya tidak berbahaya apabila terjadi pada masa kanak-kanak.kadang kala hepatitis A dapat menyebabkan gagal hati (hepatitis fulminan) Bahkan bisa berujung kematian.

Apa sumber Penularan Virus Hepatitis A?

Sumber penularan hepatitis A biasanya adalah melalui makanan dan kontak langsung dengan penderita. Penularan sering terjadi pada lingkungan yang tidak bersih dan sehat. Mengkonsumsi hasil laut (seperti kerang,tiram) yang tidak matang juga dapat mengakibatkan infeksi hepatitis A. Penularan melalui transfusi darah atau transfusi komponen darah lainnya juga dapat juga terjadi, tetapi sangat jarang.

Bagaimana Sifat Virus Hepatitis A?

Jenis virus hepatitis A mempunyai sifat berikut ini :
  • Virus Hepatitis A menular melalui makanan yang tercemar.
  • Tidak tahan panas (mati dalam pemanasan 85ºC dalam interval 1 menit)
  • Tahan Dingin (pembekuan tidak membunuh virus)
  • Tahan terhadap Asam
  • Tahan Terdapat Detergen

Apa Tanda dan Gejala Apabila Anak Terkena Hepatitis A?

Pada bayi dan anak yang masih kecil biasanya Hepatitis A tidak menunjukkan gejala apapun. Pada anak yang lebih besar, remaja, atau dewasa biasanya baru menunjukkan gejala yang bervariasi yaitu :
1.    Demam
2.    Lemas
3.    Mual dan Muntah
4.    Kehilangan Nafsu makan
5.    Rasa Nyeri di Daerah perut sebelah kanan atas
6.    Urin berwarna kuning tua sepeti the
Jika muncul gejala-gejala tersebut maka segera bawalah anak anda ke dokter atau rumah sakit setempat.

Bagaimana Cara dokter mendiagnosis infeksi Hepatitis A pada anak?

Terlebih dahulu dokter menanyakan riwayat perjalanan penyakit, tanda dan gejala serta melakukan pemeriksaan fisik. untuk lebih memastikan diagnosis, dokter akan meminta dilakukan beberapa pemeriksaan tambahan seperti Tes SGOT/AST, SGPT/ALT, serum bilirubin, albumin dan waktu protombin. Dengan pemeriksaan darah (IgM anti-HAV) maka dokter akan lebih dapat lebih presisi dalam mendiagnosis penyakit Hepatitis A

Apa Yang perlu dilakukan apabila anak terkena Hepatitis A?

Bila Dokter sudah memastikan anak terkena Hepatitis A, orang tua tidak perlu panic. Hepatitis A umumnya bukan meupakan penyakit yang berbahaya bagi anak-anak. Perawatan anak dengan kondisi Hepatitis A cukup perawatan suportif saja seperti pemberian obat demam, makanan yang sehat,minuman dan istirahat yang cukup. Umumnya dengan melakukanhal-hal tersebut sudah dapat menyembuhkan penyakit Hepatitis A.

Adakah Cara Pencegahan Penyakit Hepatitis A?

Hepatitis A dapat dicegah. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah agar anak tidak terkena infeksi Hepatitis A yaitu:
  • Pemberian vaksin hepatitis A dimulai pada usia 2 tahun. vaksin diberikan 2 kali dengan jarak antara 6 – 18 bulan
  • Mencuci tangan anak sebelum makan dapat mencegah penularan Hepatitis A.
  • Penyajian makanan yang bersih sangat penting dalam mencegah infeksi hepatitis A. Ajarkan anak untuk menjauh dari teman atau orang dewasa yang sedang menderita Hepatitis A, karena penyakit ini mudah menular.

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan like, share dan baca artikel lainnya… terima kasih

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »