Blog Berisi Tentang Rumah dan Kesehatan

advertisement

9 Tanda dan Gejala Tetanus Pada Anak dan Cara Menanganinya

9 Tanda dan Gejala Tetanus Pada Anak dan Cara Menanganinya
Paku Berkarat bisa menjadi Pemicu luka yang menyebabkan tetanus

Tetanus merupakan penyakit yang menyerang system syaraf dalam tubuh manusia. penyakit ini disebabkan oleh toksin dari bakteri Clostiridium Tetani, suatu bakteri anaerob gram positif berbentuk batang. Kuman penyakit ini biasanya masuk melalui luka terbuka dan menyebar ke seluruh tubuh melalui darah. luka tidak perlu besar. luka kecil pun tetapi dalam sudah bisa menyebabkan tetanus tanpa disadari. Penyakit ini sudah dikena sejak lama dan sering menimbulkan dampak yang luas sampai ditemukannya Vaksin anti tetanus pada tahun 1940-an. Tetanus juga dapat menyerang bayi baru lahir karena perawatan tali pusar yang tidak baik.

Apa tanda dan gejala tetanus pada bayi/ Anak?

Tanda dan gejala tetanus pada bayi dan anak biasanya berhubungan dengan system syaraf. tanda dan gejala biasanya dapat dijumpai adalah :

1.  Mulut yang kaku dan tidak bisa membuka(trismus). gejala ini seringkali menjadi gejala utama tetanus.
2.   Tidak bisa tidur, berkeringat, serta jantung berdetak lebih cepat.
3.   Otot perut yang keras dan menegang seperti papan kayu.
4.   Wajah yang khas dengan mimic yang aneh
5.   Kesulitan menelan makanan
6.   Kesulitan bernafas karena otot-otot pernafasan lumpuh
7.   kadang dapat dijumpai demam
8.  Otot yang kejang. hal ini biasanya dipicu oleh beberapa hal seperti cahaya terang, suara yang keras dan sentuhan fisik
9.  Pada umumnya anak tetap sadar walaupun kejang kaku. jika kondisinya parah, penderita bisa mengalami hilang kesadaran

Apa yang perlu dilakukan jika Bayi / Anak Mengalami Tetanus

Apabila anda menjumpai beberapa tanda dan gejala diatas pada anak anda , maka segera bawa anak anda ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan, pertolongan dan pengobatan yang tepat. diagnosis tetanus tidak terlalu sulit karena gejalanya khas. Dokter akan memberikan obat-obatan yang sesuai anatara lain serum anti tetanus (ATS), antibiotic, dan pelemas otot. Perjalanan penyakit tetanus cenderung agak lama, dapat sampai 1 bulan sebelum sembuh total. Bayi/anak dengan tetanus perlu dirawat di rumah sakit.

Bagaimana Cara Mencegah tetanus?

Bila anak mengalami luka (terutama luka terbuka) segera bersihkan lukanya dengan antiseptic dan air yang mengalir (air biasa saja tidak perlu air hangat atau air dingin).Bila anda masih ragu apakah sudah bersih atau belum segera bawa anak anda ke dokter. Cara pencegahan yang efektif adalah dengan memberikan imunisasiDPT (Difteri Pertusis Tetanus) yang diberkan sebanyak 5 kali pada anak usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 18 bulan dan 5 tahun.


Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan like, share, memberi komentar dan baca artikel lainnya… terima kasih. silahkan follow twitter @zaenal_zein

Visitor