Tips Panduan Penggunaan dan Perawatan Piranti Air Cooler Rumah Anda

Tips ¬¬¬Panduan Penggunaan dan Perawatan Piranti Air Cooler Rumah Anda
Bentuk Air Cooler

Perubahan iklim yang terjadi saat ini ternyata mempengaruhi kondisi udara di sekitar anda. Salah satunya adalah udara terasa lebih panas dari biasanya. Pada kondisi panas yang terik, misal tengah hari, beberapa orang merasa menggunakan kipas angin tidak mampu menghalau panas yang ada. sementara, selalu menyalakan air conditioner (AC) juga bukan merupakan solusi terbaik. penggunaan AC yang terlalu lama akan menambah konsumsi listrik di rumah. artinya pengeluaran untuk listrik bertambah. untuk mengantisipasi hal itu kini telah hadir penyejuk ruangan yang mampu menghadirkan rasa dingin yaitu Air Cooler. Berikut akan dibahas Tips Panduan Penggunaan dan Perawatan Piranti Air Cooler Rumah Anda.

Penggunaan Air Cooler Di Rumah


  • Secara prinsip kerja, Air Cooler ini mirip dengn kipas angin, bedanya Air Cooler  bekerja dengan mengkombinasikan hembusan angin dengan media lain berupa air dingin, air es atau es blok. Perangkat Air Cooler ini mampu memberikan kesejukan pada ruangan dengan menurunkan suhu sekitar 3ºC - 5ºC. Air Cooler bekerja untuk menyejukkan ruangan bukan untuk mendinginkan ruangan seperti Air Conditioner (AC).
  • Agar kesejukan Air Cooler makin terasa, beberapa penggunanya menambahkan Ice Pack pada tangkinya.
  • Air Cooler tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan, asalkan piranti ini digunakan dalam jarak yang tepat yaitu minimal ± 4 m dari tubuh kita untuk Air Cooler Tipe kecil.
  • Air Cooler ini disarankan ditempatkan atau digunakan pada ruang terbuka atau ruang semi terbuka yang mempunyai ventilasi udara yang baik seperti ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang makan. tidak disarankan digunakan di kamar tidur pada saat malam karena Air Cooler  dapat meningkatkan kelembaban ruangan, makin lembab ruangan maka jamur dan virus cenderung lebih aktif berkembang biak.
  • Untuk menghindari Jamur dan Viruas, sebaiknya gunakan Air Cooler  yang dilengkapi dengan penyaring udara dan bakteri.

Perawatan Air Cooler Di Rumah

Supaya  udara yang dikeluarkan Air Cooler selalu dalam keadaan bersih,anda perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :
  • Gantilah Air pada tangki setiap 3 hari sekali dan bersihkan tangki air setiap 1 bulan sekali. Caranya, semprotkan air bersih bertekanan sedang ke permukaan tangki. sehingga debu dan kotoran yang menempel di permukaan tangki rontok. Setelah itu, Lap dengan menggunakan kain halus.
  • Bersihkan Filter air secara rutin setiap satu bulan sekali. tujuannya agar filter tetap berfungsi oprimal saat menyaring debu atau kotoran yang bertebaran di udara.
  • Jagalah Kebersihan, filter inlet atau outlet (tempat pertukaran udara masuk dan keluar) Air Cooler, Khususnya pada saat digunakan. jika ada debu anda bisa mengelapnya dengan kain lembab.

Keunggulan dan Kekurangan Penggunaan Air Cooler

Sebagai piranti elektronik pada umumnya, Air Cooler Juga mempunyai keunggulan dan kekurangan yaitu:

Keunggulan

  • Dapat menghasilkan udara yang lebih sejuk dan dingin dibandingkan kipas angin biasa
  • Harga relative lebih murah dibandingkan dengan AC dan tidak memerlukan instalasi yang rumit
  • Konsumsi listrik lebih rrendah daripada AC. penggunaan daya listrik piranti waktu sudah berjalan sekitar 55 watt. bandingkan dengan AC penggunaan daya listriknya bisa mencapai 300 watt
  • Mudah perawatannya
  • Mudah dibawa dan dipindahkan

Kekurangan

  • Tidak dapat mendinginkan seluruh ruangan seperti AC
  • Memerlukan pengisian rutin, khususnya kebutuhan air dingin atau ice pack jika digunakan secara terus menerus
  • Menggunakan bahan pendingin air.

Semoga bermanfaat….Bagaimana menurut anda? silahkan sampaikan pengalaman anda dalam bentuk komentar, like dan share semoga berguna bagi pembaca lainnya. follow my twitter @zaenal_zein.

Bagikan Ke

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar