Penyakit Dermatitis Seboroik Pada Bayi dan Penyembuhannya

Penyakit Dermatitis Seboroik Pada Bayi dan Penyembuhannya
Kulit Kepala Bayi Biasanya terjangkiti Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit peradangan kronis pada kulit kepala dan tubuh. sering mengenai bayi baru lahir.Penyakit ini sering mengenai daerah kulit di kepala pada bayi baru lahir dan disebut juga Cradlle Crap. Dermatitis seboroik paling sering mengenai daerah kulit kepala, wajah, dada dan punggung. Biasanya timbul pada minggu pertama kelahiran dan akan hilang sendiri pada usia 8-12 bulan. Kadang penyakit ini tidak hilang tetapi akan menetap sampai dewasa atau bahkan bertambah parah.

Apa Penyebab Dermatitis Seboroik?

Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi dikatakan ada pertumbuhan flora jamur normal yang berlebihan. Ada yang mengatakan hal ini disebabkan oleh kelenjar keringat yang terlalu aktif (hiperaktif) karena kelebihan hormon dari ibu. Akibatnya pertumbuhan kulit menjadi berlebihan, terutama di sekitar kulit kepala. Faktor predisposisi atau factor risiko lainnya yang mungkin berkaitan dengan dermatitis seboroik adalah diet konsumsi lemak yang berlebihan dan stress.

Apa Tanda dan Gejala Dermatitis Seboroik Pada Bayi dan Anak?

Tanda dan gejala dermatitis seboroik adalah kulit yang terkena menjadi gatal (kadang bisa juga tidak gatal), kemerahan dan mengelupas, kadang sampai menjadi krusta (terutama di daerah kepala) atau karopeng. Dermatitis seboroik paling sering mengenai kulit kepala tetapi dapat juga di tempat lain seperti wajah, dada, lengan dan kaki.

Apakah Dermatitis Seboroik Menular?

Tidak, Dermatitis Seboroik tidak menular, Dermatitis seboroik juga bukan merupakan alergi dan dermatitis ini sama sekali tidak berbahaya.

Apa yang perlu dilakukan bila anak menderita Dermatitis Seboroik?

Sebenarnya dermatitis seboroik tidak memerlukan terapi tertentu karena biasanya akan menghilang sendiri. Pemberian salep hidrokortisom biasanya sudah dapat mengobati dermatitis seboroik yang ringan pada anak. tetapi apabila dermatitis seboroik tidak menghilang setelah usia anak diatas 1 tahun atau bertambah sebaiknya bawa anak anda ke dokter.

Apa yang perlu dilakukan bila bayi yang abru lahir menderita Cradlle Cap?

Orang tua dapat melakukan beberapa langkah di bawah ini bila bayinya menderita Cradle Cap di kepala:
1.   Pijat kepala bayi dengan lembut atau sikat dengan menggunakan sisir yang lembut (atau sikat gigi) Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kulit yang terkelupas dan meningkatkan sirkulasi daerah kulit kepala.
2.   Coba cuci rambutnya dengan shampoo khusus bayi setiap harinya dan pastikan sudah dibilas sampai bersih. pada bayi baru lahir hindarilah penggunaan sampo yang mengandung Selenium sulfide, Salicylic acid dan sulfur. karena dapat diserap dan menimbulkan keracunan.
3.   Sisir rambutnya dengan sisir yang bersih beberapa kali sehari.
4.   Berikan minyak zaitun ke kulit kepala anak sebelum mencuci rambutna bila langkah diatas tidak berhasil
5.   Bila semua hal diatas tidak berhasil mengatasi kondisi anak, cobalah berkonsultasi dengan dokter

Apa Yang biasanya dokter sarankan untuk diberikan Pada Anak?

Biasanya dokter akan menyarankan pemberian :
1.   Sampo yang hipoalergenic, sampo ini mengandung bahan seperti selenium (hati-hati menggunakannya pada bayi baru lahir), tar dan seng. Kadang juga diberikan sampo dengan antifungal (anti jamur)
2.   Salep topical dengan anti jamur atau anti bakteri (antibiotic) diberikan bila dokter mencurigai adanya komplikasi dermatitis dengan infeksi jamur atau bakteri.
3.   Salep Steroid (misalnya hidrokortison)


Semoga Bermanfaat…Bagikan kepada teman/kolega anda siapa tahu teman / kolega anda membutuhkan informasi ini. # Indahnya Berbagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »