3 Gejala Diabetes Mellitus Tipe I Pada Anak

3 Gejala Diabetes Mellitus Tipe I Pada Anak
Letak Pankreas Dalam Tubuh

Diabetes mellitus (DM) atau yang biasa kita sebut kencing manis adalah penyakit kronik yang mengakibatkan gangguan pada metabolisme tubuh karena adanya insufiensi (kekurangan) insulin, gangguan kerja insulin, atau gabungan keduanya. DM dibedakan menjadi 2 jenis yaitu : DM tipe I dan DM Tipe II. DM Tipe I biasanya terjadi pada anak dan terjadi karena kekurangan insulin absolut. Sedangkan DM tipe II biasa terjadi pada orang dewasa karena adanya resistensi tubuh terhadap insulin dan kekurangan relative insulin dalam tubuh. Pada pembahasan kali ini akan membahas Diabetes Mellitus Tipe I pada Anak.

Apa Yang dimaksud dengan DM Tipe I?

DM Tipe I terjadi karena adanya kerusakan sel beta pancreas yang berfungsi menghasilkan insulin, sehingga tubuh mengalami kekurangan insulin secara absolute. Insulin berguna untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh dengan cara memasukkan gula dari dari darah ke dalam sel. Pada DM Tipe I kadar insulin dalam darah akan sangat rendah sehingga kadar gula dalam darah meningkat (hiperglikemi). DM Tipe I ini terjadi pada 80% dari seluruh penderita Dm dari golongan anak-anak. DM tipe I pada anak dapat disebabkan oleh penyakit auto imun, kelainan genetic pada sel beta pancreas, kelainan endokrin dan infeksi virus tertentu.

Apa Gejala DM Tipe I Pada Anak?

Anak dengan DM umumnya memiliki 3 (tiga) keluhan klasik yang biasa disebut trias DM. trias tersebut adalah :
1.   Poliuri, Kencing yang banyak dan sering.
2.   Polidipsi, Rasa Haus secara terus menerus
3. Polifagi, Merasa lapar terus, walaupun banyak makan tetapi berat badan turun.
Bila ditemukan gejala diatas, anda patut waspada. Cobalah bawa anak anda ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan untuk mengetahui apakah kadar gula darah dalam darahnya melebihi batas normal atau tidak. seringkali DM tipe I diketahui setelah anak mengalami keadaan yang disebut diabetes ketoasidosis (DKA) atau hiperglikemia (kadar gula darah yang tinggi dalam darah) yang disertai dengan ketoasidosis (darah bersifat lebih asam). dengan gejala lebih parah dibandingkan DM. Gejalanya dapat berupa muntah-muntah, nafas pendek, sakit perut, bahkan sampai penurunan kesadaran.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Diabetes Mellitus (DM) Pada Anak?

Selain ditemukannya gejala klasik diatas, untuk memastikannya akan dilakukan serangkaian pemeriksaan kadar gula dalam darah. Kriteria diagnosis DM adalah apabila :
1.   Kadar gula darah puasa lebih dari 126 mg/dl pada 2 (dua) kali Baengukuran.
2.   Kadar gula darah diatas 200 md/dl dengan salah satu gejala klasik diatas.
3.  Setelah dilakukan tes toleransi glukosa oral (TTGO) dengan 1,75 gram gula/kg berat badan, 2 jam kemudian didapatkan kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl.

Bagaimana DM Tipe I diterapi?

DM tipe I biasa disebut dengan DM tergantung insulin. pemberian insulin pada DM Tipe I adalah mutlak karena memang terjadi kekurangan insulin dalam tubuh secara absolute. selain suntikan insulin, maka sebagai orang tua anda dapat membantu pengobatan dengan cara :

  • Mengajarkan pola hidup sehat pada anak
  • Sering mengajak anak berktivitas fisik
  • Menerapkan diet makan yang terpilih

Kadar gula darah pada penderita DM Tipe I agar diperiksa secara teratur agar tidak terjadi hipoglikemi (kadar gula darah yang sangat rendah akibat penggunaan insulin yang tidak tepat)


Semoga Bermanfaat…Bagikan kepada teman atau saudara anda siapa tahu teman atau saudara anda membutuhkan informasi ini. # Indahnya Berbagi.

Bagikan Ke

Related Posts

Previous
Next Post »