Blog Berisi Tentang Rumah dan Kesehatan

advertisement

Asuransikan Proteksi Kebakaran Pada Rumah Anda

Asuransikan Proteksi Kebakaran Pada Rumah Anda
Asuransikan Proteksi Kebakaran Pada Rumah Anda

Rumah dan segala isinya tentu menjadi harta berharga bagi pemiliknya. tapi bukan tidak mungkin terjadi musibah yang bisa membuat rumah dan isinya menjadi rusak atau bahkan hilang. bahaya bencana alam, kecelakaan, hingga pencurian bisa terjadi kapan saja dan bila tidak diantisipasi, kerugian yang diderita bisa jutaan bahkan miliaran rupiah.
Oleh karena itu, penting bagi pemilik rumah untuk melindungi propertinya dengan asuransi. asuransi properti yang umum dikenal adalah asuransi kebakaran. sesuai dengan namanya, asuransi ini menjamin bangunan hunian dari bencana kebakaran. pemegang polis asuransi kebakaran akan menerima uang pengganti kerugian, bila sewaktu-waktu hunian miliknya terkena musibah kebakaran. Jumlah penggantiannya tergantung dari pilihan paket asuransi yang dipilih. jika anda mengasuransikan rumah anda secara penuh, maka asuradur akan mengganti seluruh kerugian saat terjadi musibah. ada pula paket asuransi yang hanya menanggung setengah dari kerugian yang diderita.
Selain kebakaran, pilihan asuransi properti lainnya melakukan proteksi pada fisik bangunan beserta isinya dari kerusakan akibat huru-hara, bencana alam dan pencurian. berbagai pilihan ini tentu membuat biaya premi masing-masing asuransi bisa berbeda. karena itu sebelum membeli polis asuransi properti sebaiknya pertimbangkan dulu kebutuhan asset properti yang perlu diasuransikan.

Menghitung Premi Asuransi

Tiap penyedia asuransi tentunya menawarkan paket asuransi proteksi rumah yang beragam dengan premi bulanan yang juga bervariasi. Namun secara general, perhitungan premi asuransi kebakaran adalah 0.5/1.000 dari total nilai properti yang diasuransikan. sedangkan perhitungan sederhana premi asuransi yang melindungi properti all risk, dari risiko bencana alam dan kerusakan akibat huru hara adalah 2/1.000 dari total nilai asset yang diasuransikan.
Lalu bagaimana menentukan nilai asset yang akan diasuransikan? Penyedia asuransi akan melakukan survey untuk menentukan nilai properti yang akan diasuransikan.nilai asset biasanya dipengaruhi oleh tingkat resiko yang bisa terjadi pada asset. tingkat risiko ini biasanya dipengaruhi oleh lokasi properti, material bangunan dan nilai barang di dalam rumah yang akan diasuransikan.
Contoh perhitungannya sebagai berikut:

1.   Asuransi All Risk

Untuk Asuransi All risk, isi rumah pun dihitung karena itu termasuk hal yang diasuransikan. misalnya : Anda memiliki asset properti Rp.600 juta dan isi rumah bernilai Rp.100 juta. nilai premi adalah 2/1.000. maka premi yang dibayarkan 2/1.000 x Rp.700 juta = Rp.1,4 juta.

2.   Asuransi Kebakaran

Premi asuransi all risk memang terlihat mahal. jika anda merasa tidak perlu maka anda cukup memilih salah satu asuransi yang anda perlukan yaitu asuransi kebakaran. Perhitungannya adalah seperti perhitungan diatas asset anda Rp.600 juta tanpa menghitung nilai isi rumah. Nilai preminya 0.5/1.000. jadi premi yang harus dibayarkan 0.5/1.000 x Rp.600 juta = Rp.300.000. maka biaya premi yang harus anda bayar Rp. 300.000/bulan atau sekitar Rp.10.000/hari. jumlah ini bisa berbeda tergantung ketentuan premi asuransi dari asuradur.

Asuransi Kerugian Dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Rumah yang masih dalam proses cicilan KPR sebenarnya sudah dilindungi oleh asuransi. Biaya Asuransi ini ada yang ditanggung oleh bank dan ada yang dibebankan ke peminjam selama proses cicilan KPR. Cakupan asuransi rumah KPR hanya melakukan proteksi pada fisik bangunan rumah, tidak termasuk isi rumah. Asuransi kerugian pada KPR biasanya hanya berupa asuransi kebakaran sampai dengan jatuh tempo kredit atau sampai kredit dilakukan pelunasan.


Semoga Bermanfaat…Bagikan kepada teman atau saudara anda siapa tahu teman atau saudara anda membutuhkan informasi ini. # Indahnya berbagi.

Visitor