3 Info Tentang Masalah dan Solusi Taman Rumah Di Musim Hujan

3 Info Tentang Masalah dan Solusi Taman Rumah Di Musim Hujan
Taman Rumah dan Gazebonya

Menurut Informasi, Musim hujan akan segera dimulai bulan Oktober sampai dengan bulan Maret. Bagi perancang taman, interval bulan tersebut adalah masa yang bagus untuk membuat taman rumah. curah hujan yang tinggi dapat memperlancar proses penyiraman tanaman yang baru ditanam. Nah mumpung musim hujan baru dimulai, berikut 3 (tiga) informasi tentang masalah taman rumah dan solusinya yang mungkin berguna bagi anda.

1.   Munculnya Jamur Pada Tanaman

Ketika sebuah tanaman yang biasanya bersifat lembab ditempa oleh air hujan berkali-kali, maka jamur dapat muncul di beberapa bagian tanaman tersebut. Sifat jamur yang menumpang hidup pada organisme lain, menyebabkan tanaman tersebut mengalami kelayuan dan akhirnya mati.
Menurut informasi, jamur Phytium Sp. yang dapat membuat akar tanaman membusuk. selain itu ada pula jamur Fusorium oxysporium yang ada di tangkai tanaman, sehingga tanaman yang ditumpangi mengalami kelayuan. Selain pada akar dan tangkai, terdapat pula jamur Botrytis Sp. yang menyerang daun ditandai dengan adanya bercak-bercak pada daun, lalu tersebar ke seluruh daun dan akhirnya tanaman menjadi busuk

Solusinya :


  • Untuk mengatasinya, anda cukup memberikan obat fungisida ke permukaan tanaman yang rawan terkena jamur. mengingat informasi harga fungisida dipasaran cukup mahal, anda bisa membuatnya sendiri. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain: bawang putih,temu ireng, temu lawak, umbi gadung, kencur dan kunir putih.
  • Langkah pembuatannya cukup mudah yaitu. pertama, cuci bahan-bahan tersebut hingga bersih lalu tumbuk halus satu per satu, hingga bisa dicampur. Kedua, rendam campuran tersebut dalam air bersih, lalu taruh dalam wadah tertutup. diamkan selama 3 -4 hari, agar proses fermentasi terjadi. Ketiga, peras campuran tersebut, lalu saring hingga membentuk larutan.

2.   Taman Mengalami Kebanjiran

Tak semua taman di rumah mempunyai system drainase yang baik ataupun kondisi tanah yang mudah menyerap air. biasanya, hal ini menyebabkan genangan air muncul. bila terus menerus didiamkan, genangan tersebut akan merusak ekosistem di taman. bahkan dapat menyebabkan banjir

Solusinya:


  • Buat lubang biopori dan sumur resapan sebagai salah satu cara untuk mengatasi atau mengurangi genangan air perusak taman rumah. bahkan, cara membuat biopori ini cukup mudah dan bisa anda lakukan sendiri di rumah
  • Pertama, buat lubang berbentuk silinder dengan kedalaman kurang lebih 1 meter dengan jarak antar lubang 50 cm – 100 cm. Kedua, isi lubang tersebut dengan sampah organic sebagai pupuk kompos sehingga air pun mengalir dan unsur hara yang bagus buat taman di rumah terpenuhi.

3.   Gulma dan Ilalang Tumbuh Pesat

Hujan yang turun memang salah satu sisi positipnya membuat tanah menjadi gembur dan memungkinkan tanaman yang tumbuh diatasnya tumbuh subur. namun, tak hanya tanaman hias yang tubuh di taman rumah, gulma,ilalang, rumput liar pun turut serta mendapatkan pasokan air yang sama. otomatis, tanaman pengganggu tersebut tumbuh lebih pesat dari biasanya dan selanjutnya akan menyebabkan keindahan taman rumah terganggu.

Solusinya:


  • Untuk mengatasi hal tersebut, rumput liar, gulma dan ilalang harus rajin disiangi atau dicabuti. paling tidak dilakukan seminggu sekali. setidaknya agar taman di rumah terjaga kerapiannya. jika rumput tumbuh di carport, bukan disela-sela tanaman. anda dapat menaburkan Garam agar gulma tidak tumbuh lagi.
Baca Juga :


Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya… Atau anda bisa gabung di Fanspage Rumahku Istanaku dengan cara masukkan email anda untuk mendapatkan update gratis artikel di blog ini yang berisi tentang seluk beluk rumah, kredit rumah dan tentang kesehatan anak. terima kasih…

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »