4 Tips dan Solusi KPR Renovasi Rumah


4 Tips dan Solusi KPR Renovasi Rumah
4 Tips dan Solusi KPR Renovasi Rumah

Renovasi rumah merupakan hal sepele yang bisa membikin kepala menjadi pening. Ketika kita merenovasi rumah terkadang sudah kita rencanakan dengan matang tetapi di tengah jalan kita menginginkan perubahan atau penambahan renovasi sehingga dana yang sudah dianggarkan menjadi mepet atau malah tidak cukup untuk menyelesaikan renovasi rumah. tapi jangan khawatir, ada beberapa cara sebagai solusi dana renovasi rumah yaitu :

1.   Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Renovasi

Selain sebagai fasilitas kepemilikan rumah, KPR juga bisa digunakan untuk melakukan renovasi rumah. dengan fasilitas ini, bank akan memberikan dana pinjaman untuk melakukan renovasi rumah. Tapi yang harus anda ketahui, biaya renovasi yang diberikan oleh bank maksimal hanya 80% dari total biaya renovasi. Untuk itu, ada baiknya anda sudah menyediakan dana terlebih dahulu untuk menutupi kekurangan biaya yang tidak diberikan oleh bank.

2.   Fasilitas Top Up dari KPR

Top Up KPR merupakan pengajuan penambahan dana pinjaman dengan jaminan rumah yang saat ini sedang diangsur melalui cicilan KPR. Fasilitas Top Up KPR ini biasanya dapat diberikan setelah nasabah melewati setengah dari masa angsurannya. misal, cicilan KPR dengan jangka waktu 10 tahun, maka anda harus sudah mencicilnya minimal 5 tahun atau lebih. nasabah juga harus memiliki rekam jejak angsuran yang baik untuk mendapatkan fasilitas ini.

3.   Alih Kredit KPR

Apabila anda tidak bisa mengajukan top up KPR pada bank yang memberi KPR anda terdahulu, alih kredit atau take over bisa menjadi pilihan. Alih kredit KPR adalah mengalihkan hutang –piutang dari satu bank ke bank lain yang dirasa memiliki suku bunga lebih kecil. Dengan kata lain, Anda berganti bank penyedia KPR, bank akan melunasi saldo hutang KPR anda di Bank sebelumnya, lalu anda melakukan angsuran sisa hutang lama anda kepada Bank yang mengambil alih hutang anda dari bank sebelumnya.
Lalu dari mana tambahan dana renovasi didapat? Tambahan dana didapat dari suku bunga bank baru yang lebih rendah dari bank sebelumnya. hal ini akan menimbulkan selisih antara plafon kredit dengan sisa pinjaman. dana inilah yang bisa anda gunakan untuk melakukan renovasi

4.   Pinjaman Tanpa Bunga

Pinjaman tanpa bunga? anda pasti kaget mendengarnya. yang dimaksud pinjaman tanpa bunga adalah dana yang didapat dari anda meminjam dari orang tua, kerabat dan saudara. kalo anda mendapatkan dana ini lebih bagus karena anda mendapatkannya tanpa bunga dan pembayarannya fleksibel, artinya anda dapat membayarnya dari bonus, insentif,Gaji ke 13.

Tips agar KPR Renovasi Di ACC Bank

Ada 4 (empat) tips yang harus anda perhatikan agar pengajuan KPR anda disetujui.

1.   Agunan

Pengajuan KPR renovasi biasanya menggunakan rumah sebagai agunan. rumah yang diagunkan adalah rumah yang saat ini akan direnovasi atau rumah lain yang dimiliki oleh nasabah. Untuk perkiraan biaya renovasi, bank akan meminta Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari renovasi rumah yang akan anda lakukan. jadi anda harus tahu atau untuk lebih menyakinkan bank, anda harus meminta bantuan kepada kontraktor untuk membuatkan RAB renovasi rumah anda.

2.   Kelayakan Surat

Pastikan rumah yang akan anda agunkan memiliki dokumen yang layak. Bank mensyaratkan rumah yang diagunkan memiliki sertipikat tanah minimal Hak Guna Bangunan (HGB). jangan sampai surat tanah tempat rumah anda berdiri ternyata belum terpecah dengan kavling lain. selain itu, Bank juga menharuskan anda sudah memiliki Izin Mendirikan bangunan (IMB). jika belum, sebaiknya anda urus ini terlebih dahulu.

3.   Kesan Baik

Sebelum bank menyetujui pengajuan KPR renovasi anda, bank akan melakukan kunjungan/survey ke rumah anda. saat survey ini dilakukan,berikan kesan yang baik pada pihak bank. tapi jangan sampai membohongi pihak bank tentang keadaan sebenarnya. hal tersebut akan menyusahkan anda di kemudian hari, bahkan bisa bersangkutan dengan hukum.

4.   BI Checking Yang Bagus

Dewasa ini system perbankan sudah semakin canggih, setelah anda mengajukan pinjaman KPR ke bank, maka bank akan melakukan pengecekan riwayat pinjaman anda yang saat ini ada ataupun yang sudah lunas pada Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia (BI). dalam system tersebut dapat terlihat riwayat pinjaman anda. apakah lancar, saat ini menunggak dan atau pernah menunggak pembayaran. baik itu pinjaman leasing kendaraan ataupun pinjaman komersial lainnya. jadi jagalah pembayaran anda jika anda ingin tetap mendapatkan tambahan dana pinjaman dari Bank
Baca Juga :


Semoga Bermanfaat…Bagikan kepada teman atau saudara anda siapa tahu teman atau saudara anda membutuhkan informasi ini. # Indahnya berbagi.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »