Perlukah Urus IMB Sebelum Renovasi Rumah

Perlukah Urus IMB Sebelum Renovasi Rumah
Perlukah Urus IMB Sebelum Renovasi Rumah

Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di kota-kota besar merupakan syarat mutlak sebelum mendirikan atau membuat bangunan baik itu bangunan residensial maupun bangunan untuk bisnis. Bila Renovasi rumah bagaimana? apakah harus melakukan pengurusan IMB terlebih dahulu? berikut Tanya jawab mengenai hal itu.

Question :

“Pak yulius di tempat, Saya tinggal di kompleks perumahan di daerah Bekasi Utara, dan masih dalam masa KPR. baru berjalan 6 tahun, masih kurang 9 tahun lagi. “
“Saya berencana untuk merenovasi rumah tersebut dengan mendirikan bangunan baru dengan memanfaatkan tanah kosong di belakang dan di depan bangunan awal, tetapi tidak mengubah desain fasad bangunan awal.”
“Apakah saya perlu mengurus IMB? kemana saya harus melakukan pengurusannya jika diharuskan.? Terima kasih
Sarah H, Bekasi

Answer :

“IMB adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pemohon untuk membangun baru, rehabilitasi/renovasi, dan atau memugar dalam melestarikan bangunan sesuai dengan persyaratan administrative dan persyaratan teknis yang berlaku.”
“Hal ini sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (5) Permendagri No 32 tahun 2010 tentang Pedoman Pemberian Izin Mendirikan Bangunan. Lebih lanjut, merujuk pada Pasal 6 ayat (3) Jo. Pasal 6 Ayat (2) Permendagri No 32/2010 yang menerangkan bahwa IMB ada 2 (dua) macam. yaitu IMB Bangunan Gedung dan IMB Bangunan bukan Gedung. Kedua jenis IMB tersebut berupa pembangunan baru, renovasi/rehabilitasi, atau pelestarian/pemugaran.”
“Tata caranya adalah pemohon IMB mengajukan permohonan IMB kepada Bupati/Walikota (Pasal 6 ayat (1) Permendagri No 32/2010). Syarat permohonan/pengurusan IMB diatur dalam pasal 9 Permendagri No32/2010, yaitu persyaratan dokumen administrasi dan rencana teknis.”
“Persyaratan dokumen administrasi meliputi :
  • Tanda bukti status kepemilikan hat atas tanah atau perjanjian pemanfaatan tanah.
  • Data Kondisi/situasi tanah (letak,Lokasi dan topografi)
  • Data pemilik bangunan
  • Surat pernyataan bahwa tanah tidak dalam status sengketa
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang bumi dan bangunan (SPPT-PBB) tahun terbaru
  • Dokumen analisis mengenai dampak dan gangguan terhadap lingkungan atau Upaya Pemantuan Lingkungan (UPL), Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) bagi yang terkena kewajiban.
Sedangkan persyaratan rencana teknis meliputi :
  • Gambar rencana/ arsitektur bangunan
  • Gambar system struktur
  • Gambar system Utilitas
  • Perhitungan Struktur dan atau bentang struktur bangunan disertai hasil penyelidikan tanah bagi bangunan 2 (dua) lantai atau lebih
  • Perhitungan utilitas bagi hunian gedung bukan hunian rumah tinggal
  • Data penyedia Jasa Perencanaan.”
“Akan tetapi, karena IMB akan ibu gunakan untuk perluasan bangunan di Daerah Bekasi, maka harus dilihat lebih lanjut dalam Peraturan daerah (Perda) Kota Bekasi No 15 tahun 2012 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan. dalam pasal 12 Perda 15 tahun 2012 IMB ada bermacam-macam. jenis-jenis IMB yang diterbitkan karena keadaan tertentu terdiri dari :
  • IMB Berjangka
  • IMB Pemutihan
  • IMB Pengganti
  • IMB Alih Fungsi
  • IMB Perluasan.”
“selain itu merujuk pada pasal 15 (4) Perda 15/2012 , dokumen yang perlu dilampirkan adalah IMB yang telah diterbitkan sebelumnya. Berdasarkan hal-hal tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa karena ibu ingin memperluas bangunan rumah ibu, maka ibu harus mengurus IMB perluasan, yaitu IMB yang diberikan terhadap bangunan yang mengalami penambahan luas dengan fungsi yang sama (pasal 15 ayat (3) Perda No 15/2012).”
“Demikian saya sampaikan, semoga penjelasan tersebut dapat berguna.”

Salam- Yulius Setiarto,SH.

Konsultasi Properti
diasuh : Yulius Setiarto,SH (Konsultan Hukum Pada Setiarto &Partner Law Firm)  yang disadur dari Majalah / Tabloid Rumah 318-XIII

Semoga Bermanfaat…Bagikan / Share kepada teman atau saudara anda melalui media social dibawah ini siapa tahu teman atau saudara anda membutuhkan informasi ini. # Indahnya berbagi.

3 Masalah dan Solusi Aplikasi Exhaust Fan Rumah Anda

3 Masalah dan Solusi Aplikasi Exhaust Fan Rumah Anda
3 Masalah dan Solusi Aplikasi Exhaust Fan Rumah Anda

Exhaust Fan merupakan piranti di dalam rumah yang mempunyai fungsi cukup penting. penggunaan ceiling Exhaust Fansangat mempengaruhi area kamarmandi, khususnya masalah bau dan kelembaban. apabila menggunakan exhaust fan (dalam kondisi pintu tertutup dan kamar mandi baru digunakan) tingkat kelembaban di kamar mandi akan berkurang menjadi 60%, setelah 2 jam. sebagai informasi kelembaban normal di luar kamar mandi adalah 68%. Sementara itu, kamar mandi yang tidak menggunakan exhaust fan, meskipun pintu terbuka, kelembaban akan menjadi normal setelah 15 jam.
Sedangkan tingkat pengurangan bau tidak enak di toilet dengan exhaust fan (dalam kondisi pintu tertutup) akan berkurang dalam waktu 16 menit. sedangkan pada kamar mandi tanpa exhaust fan walaupun pintu terbuka, pengurangan bau akan memakan waktu lebih lama, yakni 26 – 28 menit. Dalam Penggunaan exhaust fan ada 3 (tiga) masalah yang sering terjadi. berikut solusi pemecahan masalahnya.

1.   Suara Bising

Exhaust fan yang mengalami masalah misalnya suara bising, biasanya disebabkan adanya bagian yang kotor, atau bantalan yang aus / kering, atau bisa jadi disebabkan instalasi kurang tepat. yakni jarak exhaust fan dengan atap/genting terlalu dekat, kurang dari 1 m. Jarak Ideal exhaust fan dengan atap/genting minimal 1 m. lebih dari 1 m lebih baik
Jika exhaust kotor, maka lakukan pembersihan dengan posisi exhaust fan dalam keadaan off/mati. Pakailah sarung tangan kemudian lepaskan bagian tutup dan kipas, cuci hingga bersih dengan sabun. untuk bagian dalam exhaust, lap dengan kain kering, kemudian basuh dengan kain basah, kemudian keringkan kembali dengan kain kering. bila seluruh bagian sudah kering, maka pasanglah kembali kipas dan tutup exhaust fan

2.   Kipas Macet

Ada banyak kemungkinanpenyebab exhaust fan mengalami macet, beberapa penyebabnya antara lain bantalan motor exhaust fan kotor, pelumas kering, motor putus dan lain-lain. untuk memastikan, kipas anngin harus dilakukan pengecekan secara lebih detail oleh teknisi yang handal misal: service center. bila tidak bisa diperbaiki maka jalan satu-satunya dengan mengganti motor kipas.

3.   Masalah Saklar

Saat proses instalasi exhaust fan, masalah kelistrikan harus diperhatikan. sebaiknya gunakan sakelar terpisah. alasannya, penggunaan akan lebih efisien., bisa dimatikan dan dihidupkan pada saat yang diperlukan saja sehingga bisa menghemat pemakaian listrik. selain itu, menggunakan sakelar yang terpisah dapat mengurangi resiko terjadinya korsleting listrik ataupun panas yang berlebih akibat oercikan api (Sparkling).
Artikel Terkait :


Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya… Atau anda bisa gabung di Blog Rumahku Istanaku dengan cara masukkan email anda untuk mendapatkan update gratis artikel terbaru di Beranda blog ini terima kasih…

4 Panduan Membeli Sofa Bed Rumah Anda

4 Panduan Membeli Sofa Bed Rumah Anda
Bentuk Sofa Bed saat digunakan sebagai Tempat Tidur

Saat ini rumah yang kita bangun atau yang dibangun oleh developer merupakan rumah tipe minimalis dimana ruang kamar tidur kebanyakan hanya ada 2 (dua) kamar tidur. sehingga tidak tersedia kamar tidur khusus untuk tamu atau saudara kita yang menginap. namun sebagai alternatif, anda bisa menggunakan sofa bed. yaitu sofa yang bisa dibuka sehingga dapat berfungsi sebagai tempat tidur. sofa bed ini memang multifungsi, disaat ada tamu, sofa bed dapat digunakan sebagai sofa biasa, untuk bersantai di ruang keluarga. atau, bisa anda gunakan sambil nonton TV atau sekadar mengobrol. jika anda ingin membelinya, Sofa bed saat ini sudah banyak ditemukan di retail furniture modern seperti Ace hardware, Informa, Depo bangunan dan Ikea. Jika anda ingin membeli sofa bed untuk rumah anda, berikut panduan atau hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih dan membeli sofa bed.

1.   Ketahui Mekanismenya

Model Sofa bed di pasaran ada bermacam-macam, begitu juga dengan mekanisme kerjanya. Beda model sofa bed maka beda pula cara kerjanya. Agar tidak salah dalam melakukan pilihan, cobalah mengotak atik mekanisme sofa bed yang tadinya kursi menjadi tempat tidur. baru kemudian bisa memilih tipe mekanisme yang cocok untuk anda dan rumah anda. Setidaknya ada 5 cara kerja sofa bed. masing-masing memiliki pilihan antara lain 2 (dua) atau 3 (tiga) dudukan.tergantung mereknya. berikut  jenis dan mekanisme sofa bed 
  • Type Kaki Penopang

Anda hanya perlu menarik bagian kaki sofa bed, fungsinya sebagai penopang matras. Buka lipatan bantalan, sehingga terletak tepat di bagian atas kaki sofa bed tersebut. Bantalan duduk berfungsi sebagai matras.
Ukuran 104 cm x 100 cm x 82 cm (saat berbentuk sofa) dan ukurannya menjadi 104 cm x 217 cm x 59 cm (saat berbentuk bed). Kisaran Harganya mulai Rp. 1.500.000
  • Type Geser

Merupakan tipe paling sederhana, hanya dengan satu langkah, anda tinggal menurunkan sandaran sofa bed seperti ketika menurunkan sandaran jok mobil.
Ukuran 125 cm x 104 cm x 76 cm (saat berbentuk sofa) dan ukurannya menjadi 125 cm x 195 cm x 39 cm (saat berbentuk bed). Kisaran Harganya mulai Rp. 1.100.000
  • Type Rangka Simpan

Sesuai dengan namanya, rangkanya disimpan di bagian dalam sofa bed. langkahnya angkat bantalan sofa kemudian tarik rangka dan matras dari dalam. karena matras “disembunyikan”, maka matras lebih tipis dibandingkan dengan sofa bed tipe lainnya
Ukuran 90 cm x 85 cm x 82 cm (saat berbentuk sofa) dan ukurannya menjadi 90 cm x 210 cm x 55 cm (saat berbentuk bed). Kisaran Harganya mulai Rp. 1.600.000
  • Type L

Tipe ini cenderung punya ukuran paling besar yaitu sofa bed berbetuk L

Ukuran 150 cm x 70 cm x 75 cm (saat berbentuk sofa) dan ukurannya menjadi 150 cm x 135 cm x 45 cm (saat berbentuk bed). Kisaran Harganya mulai Rp. 3.500.000
  • Type Otomatis

Model aling modern yaitu tipe otomatis, terbuka hanya dengan menarik tuas yang tersedia. ukuran custom
Harganya mulai Rp.4.000.000,-
 

2.   Cek Ketahanan Produknya

Sofa bed memiliki beberapa bagian yang harus anda cek terlebih dahulu. bagian-bagian tersebut adalah dudukan, sandaran, kaki sofa bed, sandaran lengan dan rangka matras. periksalah ketahanan dan kestabilan produk, seperti berapa berat maksimal yang mampu ditampung, apakah matras tetap tak berubah posisi meskipun bentuk dilakukan perubahan beberapa kali
Bila anda hendak mengunakan sofa bed untuk penggunaan keluarga, pilihlah sofa bed dengan rangka kumparan yang lebih kuat menopang beban 1 – 2 orang dewasa. supaya lebih yakin dengan ketahanannya jangan ragu untuk mencoba produk yang disediakan di toko tempat anda akan membeli dengan cara menaiki sofa bed.

3.   Pilih Jenis Matras Sofa Bed Yang Tepat

Matras yang digunakan pada sofa bed tidak akan sepadat matras konvensional. karena sifatnya yang dapat dilipat dan berganti bentuk. setidaknya ada 3 (tiga) jenis matras sofa bed di pasaran.
  • Matras Innerspring yang bertulang lilitan kumparan di dalamnya. matras ini lebih kuat untuk menopang beban besar, cocok untuk kebutuhan keluarga.
  • Matras Memory Foam. matras ini mempunyai daya topang yang cukup baik dan struktur foam akan kembali seperti semula setelah digunakan. matras ini cocok digunakan untuk keluarga kecil 2 -3 orang.
  • Matras udara yang memiliki tulang kumparan di bagian bawahnya yang membuat kumparan di bagian dalamnya lebih awet. tetapi sebaiknya matras jenis ini tidak diduduki oleh banyak orang

 4.   Perhitungkan Ukurannya

Sebagian sofa bed ukurannya cenderung lebih besar dari sofa biasanya. namun perlu diingat bahwa anda telah menghemat ruangan dengan menggabungkan 2 (dua) macam perabot, yakni sofa dan tempat tidur. sebelum membeli, perkirakan ukuran ruangan anda dengan ukuran sofa bed setelah lipatannya dibuka untuk mempermudah menempatkan sofa bed di rumah anda. agar ruang mungil anda terlihat tetap menarik, sebaiknya ukuran sofa bed saat benbentuk tempat tidur luasnya tidak melebihi 2/3 ruang.

Jenis Pelapis Sofa Bed

bahan pelapis sofa bed ada berbagai macam. mulai dari kulit sintetis, polyester yang kedap air, bahan microfiber dan linen yang lembut, bahan akrili yang lebih tahan panas matahari, bahan nilon yang tahan lama dan tidak mudah robek, bahan chenille yang sangat halus dan bahan katun yang harganya lebih terjangkau
Apabila anda sering kedatangan tamu sehingga perlu tempat tidur darurat. sebaiknya pilih sofa bed yang nyaman dipakai tidur, seperti kulit sintetis, nilon dan linen. jika sofa bed lebih sering dbuat duduk, maka pilihlah bahan pelapis sofa bed yang empuk dan nyaman

Artkel Terkait :

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya… Atau anda bisa gabung di Blog Rumahku Istanaku dengan cara masukkan email anda untuk mendapatkan update gratis artikel terbaru di Beranda blog ini terima kasih…

5 Cara Pengurusan Surat Tanah atau Rumah di BPN

5 Cara Pengurusan Surat Tanah atau Rumah di BPN
Tampilan Layar Pilihan Pelayanan di Kantor BPN

Menteri Tata Agraria dan tata ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerukan perbaikan layanan BPN saat peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional tanggal 8 Nopember yang lalu. termasuk percepatan layanan pengurusan surat tanah pada 5  (lima) item yaitu :

  • Pengecekan sertifikat hak atas tanah
  • Pemberian Hak Milik atas tanah untuk rumah tinggal
  • Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT)
  • Pendaftaran Blokir
  • Pengurusan Roya atau penghapusan Hak Tanggungan

Berikut 5 (lima) Langkah atau prosedur pelayanan untuk pengurusan surat tanah pada 5 (lima) item tersebut yaitu :
1.   Membeli Formulir permohonan pengurusan surat tanah seharga Rp10.000,-

2.   Mengambil nomor antrean di mesin layar sentuh. pada menu layar sentuh pilih layanan pengurusan surat tanah yang akan dilakukan

3.   Saat nomor antrean anda dipanggil, serahkan semua kelengkapan dokumen beserta formulir tadi. Dokumen yang diserahkan adalah dokumen asli 

4. Membayar biaya permohonan sesuai PP No 13 Tahun 2010 sebesar Rp.50.000.

5.   Menunggu hingga nama anda dipanggil kembali. untuk beberapa item pengurusan surat tanah bisa selesai dalam 1 (satu) hari.

Agar anda tidak perlu bolak-balik ke kantor BPN dan mempercepat proses pembuatan surat tanah, maka anda harus mempersiapkan beberapa dokumen berikut ini :

  • Sertipikat Hak Milik (SHM)
  • Sertipikat Hak Tanggungan (SHT) jika anda mau melakukan pengurusan Roya Hak Tanggungan
  • Surat Pengantar Bank untuk pengurusan surat tanah, dalam hal ini surat pengantar roya SHT
  • Bukti pembayaran Lunas dari Bank
  • Daftar serah terima dokumen Untuk Bank dan Pemilik Rumah

Artikel terkait :


Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya… Atau anda bisa gabung di Blog Rumahku Istanaku dengan cara masukkan email anda untuk mendapatkan update gratis artikel terbaru di blog ini terima kasih…

9 Tips Memilih Kredit Pemilikan Rumah atau KPR di Bank

9 Tips Memilih Kredit Pemilikan Rumah atau KPR di Bank
9 Tips Memilih Kredit Pemilikan Rumah atau KPR di Bank

Bank-bank umum baik bank milik pemerintah maupun bank swasta , konvensional atau syariah sebagian besar melayani Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. sebelum anda memutuskan memilih atau mengajukan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR sebaiknya anda melakukan perbandingan antara bank yang satu dengan yang lainnya. Penting bagi anda untuk memilih Bank Penyedia KPR yang tepat. Berikut ada 9 (Sembilan) tips atau kriteria untuk memilih Bank penyedia KPR yang tepat

1.  Kredibilitas Bank Penyelenggara KPR

Kredibilitas Bank bisa anda lihat dari banyaknya developer atau pengembang yang melakukan kerjasama dengan bank tersebut. Semakin banyak developer atau pengembang yang kerjasama menunjukkan bank tersebut telah terpercaya dari sisi pembiayaan KPR. Hal ini juga akan memudahkan anda ketika melakukan pembayaran, sebab banyak bank yang kredibel biasanya memiliki banyak cabang dan unit kerja. kalo di Indonesia bisa kita sebut Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang mempunyai jaringan kerja hingga ke pelosok negeri dan jaringan ATM yang menggurita.
Anda juga bisa memilih bank tempat anda biasanya melakukan penyimpanan uang. umumnya bank akan memberikan keuntungan khusus bagi nasabahnya yang mengajukan KPR seperti pemotongan biaya provisi dan lain sebagainya.

2.  Skim Kredit Pemilikan Rumah Yang Tepat

Skim kredit juga merupakan item penting yang harus anda perhatikan. Pilihlah Bank yang bisa memenuhi skim KPR seperti yang anda kehendaki. misalnya, anda akan merenovasi rumah. tetapi anda ingin angsuran pokoknya tidak setiap bulan tetapi beberapa bulan sekali maka anda dapat menanyakan bank apakah bisa melayani skim kredit pemilikan rumah yang anda inginkan.

3.  Plafond Pinjaman

Plafon KPR yang disediakan bank akan ada perbedaan tergantung dari jenis properti yang akan dibeli. Besarnya Plafon KPR akan berpengaruh pada besarnya cicilan yang harus anda lunasi saat menjalani Kredit pemilikan rumah. Sebaiknya anda pilih bank dengan plafon pinjaman yang cukup besar dan sesuai dengan harga properti yang anda impikan dan inginkan.

4.  Besaran Margin

Biasanya bank penyelenggara KPR menawarkan margin pinjaman yang rendah. tapi tunggu dulu, Nilai bunga yang rendah kadang hanya promosi sesaat dan berlaku pada tahun pertama atau sampai tahun kedua cicilan KPR. Sebaiknya pastikan dulu berapa nilai margin pinjaman setelah masa promosi selesai. Tanyakan apakah bank penyedia KPR memberikan jaminan khusus untuk memastikan nilai margin pinjaman yang dibebankan kepada nasabah tidak akan mengalami kenaikan yang terlalu tinggi

5.  Jangka Waktu KPR

Anda harus menentukan jangka waktu KPR yang akan anda ambil. semakin panjang jangka waktu cicilan maka semakin kecil pula nilai cicilan yang dibebankan. tapi lama waktu cicilan ini juga akan berpengaruh pada besaran bunga yang dibebankan . karena itu anda harus cermat memilih bank dengan jangka waktu cicilan KPR yang sekiranya pas dengan kemampuan anda.

6.  Biaya-Biaya Lain untuk KPR

Saat anda mengajukan aplikasi Kredit Pemilikan Rumah atau KPR, bank akan melakukan survei untuk memastikan kemampuan pembayaran KPR dan melihat objek properti yang akan dibiayai oleh KPR. beberapa Bank mengenakan biaya tersendiri untuk survey ini. belum lagi biaya provisi yang biasanya harus dilunasi sebelum akad kredit dilaksanakan. biaya-biaya tersebut harus anda sediakan dari awal karena harus dibayar tunai. karena itu pilihlah bank yang mengenakan biaya yang lebih kecil untuk meringankan beban anda.

7.  Sesuaikan Nilai Cicilan

Pada saat besaran margin pinjaman sudah diketahui maka saatnya memperhitungkan nilai cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya. bank dan pengembang biasanya telah memberikan tabel perhitungan besarnya cicilan KPR anda. pastikan perhitungan pada tabel tersebut sudah tepat dan sesuai dengan kemampuan financial anda. anda harus ingat, bahwa KPR merupakan sebuah proses yang panjang dan membutuhkan komitmen yang kuat untuk bisa mengangsur dan melunasinya.

8.  Penalty Pelunasan Maju

Ada beberapa bank yang mengenakan biaya penalty apabila anda sewaktu-waktu melakukan pelunasan KPR sebelum jatuh tempo atau pelunasan maju. konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak bank mengenai biaya penalty ini, akan lebih baik jika anda memilih bank yang mengenakan biaya penalty yang lebih rendah atau bahkan tanpa mengenakan biaya penalty saat anda melakukan pelunasan maju

9.  Pengambilan Sertipikat Rumah Setelah Kredit Lunas

Tanyakanlah kepada bank bagaimana mekanisme pengambilan sertipikat properti anda saat anda telah melunasi kredit pemilikan rumah atau KPR, apakah bisa diambil saat itu juga atau menunggu beberapa hari. hal ini penting ketika anda ditengah jalan menjual properti anda kepada pihak ketiga sehingga anda harus mengambil sertipikat anda di bank. kalo anda sudah tahu mekanisme pengambilannya anda dapat menginformasikan kepada calon pembeli rumah anda.


Artikel Terkait :

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya… Atau anda bisa gabung di Blog Rumahku Istanaku dengan cara masukkan email anda untuk mendapatkan update gratis artikel terbaru di blog ini terima kasih…

Pembebasan Bea atau Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dalam Pembelian Rumah


 
Pembebasan Bea atau Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dalam Pembelian Rumah
BPHTB atas Pembelian Rumah
Pembelian properti biasanya tidak terlepas dari adanya pajak kepada pemerintah yang harus dibayar oleh pihak penjual dan pembeli. salah satunya adalah BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan). Berikut Tanya jawab mengenai Pembebasan Bea Hak Atas Tanah dan Bangunan.

Question :

“Yth. Pak Yulius. Saya berencana membeli rumah di kawasan Depok atau BSD City Tangerang.Saya tertarik dengan banyak media publikasi (spanduk, brosur,dll) yang menyebutkan Bebas BPHTB, pertanyaan saya dapatkah dalam membeli rumah dibebaskan dari BPHTB?
Salam Hormat-Leo Mokodompit

Answer :

“Terima kasih atas pertanyaannya Pak Leo. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan adalah pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan (BPHTB), senilai 5% (lima persen) dari nilai perolehan tanah dan bangunan. kami perlu mengkonfirmasi lokasi tanah dan bangunan berikut peruntukannya untuk mengetahui ada tidaknya kewajiban membayar BPHTB.”
“Secara umum, berdasarkan pasal 3 Undang-Undang No 20 tahun 2000 tentang perubahan atas Undang-Undang No 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah. UU No 21 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah (UU BPHTB), objek pajak yang tidak dikenakan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan adalah sebagai berikut :
1.   Perwakilan Diplomatik, Konsulat berdasarkan asas perlakuan timbal balik.
2.   Negara, Untuk penyelenggaraan pemerintahan dan atau untuk pelaksanaan pembangunan guna kepentingan umum
3.   Badan atau perwakilan organisasi internasional yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri (Kepmen) dengan syarat tidak menjalankan usaha atau melakukan kegiatan lain diluar fungsi dan tugas badan atau perwakilan organisasi tersebut.
4.   Orang pribadi atau badan karena konveri hak atau karena perbuatan hukum lain dengan tidak adanya perubahan nama
5.   Orang pribadi atau badan karena wakaf
6.   Orang pribadi atau badan yang digunakan untuk kepentingan ibadah.
Dalam hal klasifikasi penggunaan tanah dan bangunan tidak memenuhi ketentuan BPHTB diatas dan sepanjang tidak ditentukan lain dalam peraturan daerah setempat. peruntukan rumah untuk kediaman (rumah tinggal) maka wajib pajak (pembeli) dalam perolehan hak atas tanah harus membayar BPHTB.
Tarif BPHTB ditetapkan 5% dari Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak (NPOPKP). dikali harga rumah. sementara Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dikurang Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP)
Berdasarkan Kepmen Keuangan RI NO 516/KMK.04/2000 tahun 200 tentang Tata Cara penentuan Besarnya Nilai Perolehan Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) BPHTB sebagaimana diubah dengan Permen Keuangan RI No 33/PMK.03/2008. NPOPTKP berdasarkan cara perolehan, ditetapkan sebagai berikut:
1.   Hibah wasiat : Rp.300.000.000 (Tiga ratus juta rupiah)
2.   Perumahan melalui KPR Bersubsidi : Rp.49.000.000 (Empat puluh Sembilan juta rupiah)
3.   Pelaku usaha kecil atau mikro: Rp.10.000.000 (sepuluh juta rupiah)
4.   Selain 1,2 dan 3: Rp.60.000.000 (enam puluh juta rupiah)
“Sebagai simulasi, dalam transaksi jual beli dengan nilai NPOP adalah Rp.60.000.000, digunakan NPOPTKP Rp,60.000.00,maka nilai NPOPKP adalah Rp. 0 atau tidak dikenakan pajak.”
“Demikian kami sampaikan, semoga bermanfaat”
Hormat saya, Yulius Setiarto

Konsultasi Properti
diasuh : Yulius Setiarto,SH (Konsultan Hukum Pada Setiarto &Partner Law Firm)  yang disadur dari Majalah / Tabloid Rumah 331-XIII

artikel terkait lainnya :


Semoga Bermanfaat…Bagikan kepada teman atau saudara anda siapa tahu teman atau saudara anda membutuhkan informasi ini. # Indahnya berbagi.

7 Permasalahan Bayi Prematur di Rumah Anda

7 Permasalahan Bayi Prematur di Rumah Anda
7 Permasalahan Bayi Prematur di Rumah Anda

Di dalam berumah tangga,anak merupakan dambaan setiap pasangan yang baru menikah. kelahiran bayi ada yang normal dan prematur. kelahiran prematur terkadang menimbulkan keresahan dan permasalahan pada  rumah tangga anda.  prematur di definisikan sebagai kelaahiran yang terjadi pada usia kehamilan dibawah 37 minggu (259 hari). kelahiran bayi yang umum biasanya antara 37 – 42 minggu (aterm). sekitar 8% bayi lahir prematur dan penyebabnya sendiri masih belum diketahui secara pasti, tetapi diduga berkaitan dengan kehamilan kembar, terkait kesehatan ibu calon bayi, aktifitas ibu yang berlebihan. serta factor-faktor resiko lainnya.
Bayi yang baru lahir premature akan menimbulkan beberapa masalah mulai dari tingkat kematian yang tinggi sampai keadaan  keadaan fisik yang berat. berat tidaknya masalah yang timbul pada bayi prematur bergantung dari usia kehamilan. semakin prematur bayi dilahirkan (misalnya di bawah 25 minggu kehamilan), maka semakin berat permasalahan yang akan timbul.

Bagaimana Yang disebut dengan bayi prematur?

Bayi prematur diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok  berdasarkan usia kehamilan saat bayi dilahirkan, yaitu :

  • Extremely Preterm Birth: usia kehamilan di bawah 25 minggu
  • Very Preterm Birth : usia kehamilan dibawah 32 minggu
  • Late Preterm Birth : usia kehamilan 34-37 minggu


Ada juga pengelompokan bayi prematur berdasarkan berat badan pada saat dilahirkan, yaitu :


  • Berat badan lahir rendah: bila berat badan saat lahir dibawah 2,5 kg
  • Berat badan lahir sangat rendah: bila berat adan saat lahir dibawah 1,5 Kg
  • Berat badan lahir Sangat-sangat rendah: bila berat badan saat lahir 1 Kg

Pengelompokan bayi prematur berdasarkan usia kehamilan dan berat bdan pada saat lahir ini dibuat untuk memperkirakan berat ringannya komplikasi. semakin muda usia kehamilan dan semakin ringannya komplikasi yang akan timbul nantinya.

Apa saja permasalahan yang timbul pada bayi prematur?

Bayi prematur cenderung mengalami beberapa kompliasi kesehatan seperti :
1.  Hipotermi (suhu tubuh dibawah 35 derajat Celcius), terjadi karena permukaan tubuh bayi prematur luas dan mengakibatkan banyaknya panas tubuh yang hilang
2.   Gangguan saluran cerna, bayi prematur umumnya akan mengalami kesulitan dalam hal minum.
3.   Kuning pada bayi
4.  Gangguan pernafasan seperti respiratory distress Syndrome (RDS). hal ini sering terjadi karena kurang matangnya paru-paru.
5. Gangguan jantung, pada bayi prematur sering didapatkan DAP (Dukus Arteriosus Paten).
6.   Rentan terhadap infeksi
7.   Komplikasi jangka panjang juga dapat terjadi seperti perkembangan yang terlambat, resiko palsi cerebral, gangguan penglihatan dan gangguan pendengaran

Apakah bayi prematur dapat hidup normal?

Dewasa ini perembangan teknologi kesehatan sudah maju sehingga anda tidak perlu khawatir.Bayi prematur diharapkan dapat hidup normal tanpa komplikasi, tentunya dengan bantuan dan pengawasan dari dokter anda. mungkin dalam beberapa bulan pertama kehidupannya, bayi akan diletakkan dalam incubator sampai nantinya dokter memutuskan bahwa bayi sudah dapat hidup normal tanpa bantuan alat apapun.

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya… Atau anda bisa gabung di Blog Rumahku Istanaku dengan cara masukkan email anda untuk mendapatkan update gratis artikel terbaru di blog ini terima kasih…