5 Masalah dan Solusi Peralatan Mesin Cuci Rumah Anda

5 Masalah dan Solusi Peralatan Mesin Cuci Rumah Anda
5 Masalah dan Solusi Peralatan Mesin Cuci Rumah Anda

Mesin cuci saat ini sudah menjadi bagian yang erat sebagai peralatan yang diperlukan di dalam rumah tangga. Padatnya aktivitas, membuat pemilik rumah mengandalkan mesin cuci untuk membersihkan pakaian, sprei dan bahan kain lainnya. Karena pemakaian secara terus menerus mesin cuci kadang kala mengalami masalah. berikut 5 (lima) masalah dan solusi mesin cuci rumah anda.

1.   Mesin Cuci Berbunyi Keras / Berdengung

Mesin cuci tidak mau berputar dan mengeluarkan bunyi derdengung ketika dinyalakan.
Masalah tersebut bisa disebabkan oleh beban yang melebihi kapasitas dari mesin cuci tersebut. Pastikan beban mesin cuci disesuaikan dengan kapasitas mesin cuci yang anda punyai. Kapasitas mesin cuci adalah berat pakaian pada saat basah.
Untuk mengatasinya, Coba kurnagi beban pakaian yang akan dicuci. proses pencucian pakaian yang terlalau banyak juga akan membuat kualitas dari proses pencucian menjadi kurang bersih.

2.   Mesin Cuci Mengalami Error

Mesin cuci kerap berhenti beroperasi ketika proses pencucian dan layar menunjukkan tanda error.
Kode Error bisa muncul jika sensor-sensor mesin cuci mengalami gangguan. ada 3 (tiga) hal yang bisa menyebabkan kode error. pertama, pintu mesin tidak tertutup rapat, kedua, bak penampungan air tidak terisi lebih dari 3 menit. Ketiga, karena penempatan mesin cuci yang kurang baik, misal , mesin cuci ditempatkan pada tempat yang tidak rata.
Mesin cuci yang error biasanya karena aliran air yang kecil. periksa selang air yang menuju mesin cuci apakah ada sumbatan dan pastikan keran sudah terbuka penuh. jika memang aliran air sedang tidak lancer, sebaiknya kurangi beban cucian karena beban cucian juga akan berpengaruh pada air yang ditampung pada mesin cuci.

3.   Mesin Cuci Mengakibatkan Pakaian Berlubang

Mesin cuci sering membuat kaos menjadi berlubang kecil-kecil.
Solusinya, sesuaikan mode pencucian dengan bahan yang akan dicuci. misalnya pakaian katun tidak cocok dicuci dengan mode jins, karena pulsator pada mode jins lebih cepat putarannya. Pakaian dengan jenis bahan tertentu biasanya tidak dapat dicuci dengan mesin cuci. Karena itu, pisahkan tiap jenis pakaian sebelum mencuci.

4.   Pembersihan Mesin Cuci

Mesin cuci yang dipakai secara terus menerus kadangkala membuat mesin cuci menjadi kotor.
Berikut solusi membersihkan mesin cuci. bersihkan badan dan pintu mesin cuci dari sisa-sisa detergen yang tumpah. untuk perawatan, aktifkan mode drum cleaning atau pembersih otomatis paling tidak seminggu sekali. jika mode drum cleaning tidak ada pada unit mesin cuci maka lakukan proses pencucian tanpa memasukkan pakaian dan detergen. hal ini bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa detergen yang tidak larut. lakukan proses pembersihan ini minimal 1 minggu sekali.

5.   Peletakan Mesin Cuci

Peletakan mesin cuci yang ideal agar terhindar dari kerusakan fisik seperti berkarat hingga gigitan tikus yaitu letakkan mesin cuci pada tempat yang bersih dan kering. pastikan ada jarak minimal 5 cm disisi kanan dan kiri mesin cuci dan minimal 30 cm di bagian belakang. hal ini dapat menghemat energy dan mengurangi panas yang dikeluarkan secara efektif. jangan meletakkan penutup apapun pada cabinet mesin cuci, seperti taplak, renda, lembaran vinil dan sebagainya. penutup ini akan membuat pengeluaran panas akan menurun dan mengakibatkan kinerja buruk pada mesin cuci. Tempatkan mesin cuci dekat sumber listrik supaya anda tidak perlu menggunakan kabel perpanjangan. gunakan tegangan yang sesuai seperti yang tertera pada label bagian belakang cabinet mesin cuci tersebut.


Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda… silahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya… Atau anda bisa gabung di Blog Rumahku Istanaku dengan cara masukkan email anda untuk mendapatkan update gratis artikel terbaru di bagian paling bawah blog ini terima kasih…

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »