7 Trik Jitu Bangun Rumah dari Lahan Kosong

7 Trik Jitu Bangun Rumah dari Lahan Kosong
7 Trik Jitu Bangun Rumah dari Lahan Kosong

Sahabat Rumahku Istanaku yang berbahagia, setiap orang memiliki kriteria tersendiri tentang rumah impiannya masing-masing. Namun, dari sekian banyak hal, rumah haruslah memiliki 3 poin penting, yaitu bisa rumah bisa menciptakan rasa aman, nyaman, serta cantik dipandang.
Secara umum dari segi bagaimana orang mendapatkan rumah, umumnya mereka cendrung lebih memilih rumah yang sudah ready daripada harus membangunnya dari awal. Alasannya klasik, yakni rumah yang sudah jadi lebih cepat ditempati, mudah dan tentunya lebih murah. Kendati demikian, masih banyak orang yang ingin membangun rumah dari lahan kosong. Tujuannya tak lain untuk mewujudkan keinginan individu semata.
Umumnya, bila Anda lebih memilih membangun rumah dari awal, perlu pertimbangan dan perencanaan yang detail. Mulai dari desain, material, perizinan, jasa yang akan dipakai, hingga rencana anggaran biaya yang harus dihabiskan untuk membangunnya
Oleh karena itu, Bagi Anda yang masih bingung bagaimanakah alur yang benar untuk membangun rumah dari awal. berikut 7 Trik jitu yang perlu dilakukan ketika Anda akan mulai membangun rumah.

1.   Tentukan Keinginan dan Kebutuhan Anda Terhadap Rumah Yang akan anda Bangun

2 (dua) hal ini haruslah dibedakan. Hal mana yang merupakan keinginan dan hal mana yang merupakan kebutuhan. Barulah Anda memikirkan desain rumah seperti apa dan apa dan berapa ruang yang dibutuhkan nantinya. Jangan khawatir jika Anda belum punya bayangan mengenai bentuk desain rumah, carilah informasi di tabloid maupun majalah.

2.   Pilih Material Bangunan

Tentukan material bangunan yang sesuai dengan desain rumah yang Anda setujui. Meski begitu, Anda juga tak boleh lupa dengan anggaran yang tersedia. Kini, perkembangan industri material bangunan melaju sangat cepat, karena itu, Anda perlu sering update informasi mengenai material-material bangunan terbaru. Siapa tahu material bangunan baru itu cocok dengan desain dan konsep rumah yang akan anda bangun.
Paling penting, jangan langsung terpatok membeli dari satu toko bangunan saja. Datangilah beberapa toko untuk mendapatkan harga material bangunan yang termurah dengan kualitas yang memadai

3.   Update Peraturan Daerah Setempat

Yaitu, Anda perlu tahu juga mengenai peraturan setempat yang berlaku, seperti peruntukan lahan, Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Garis Sempadan bangunan (GSB), Garis Sempadan Jalan (GSJ), Garis Sempadan Sungai (GSS), dan lain sebagainya. Beberapa Hal ini berkaitan dengan lokasi rumah Anda akan dibangun, mengenai berapa luas bangunan, tinggi tiap lantai, dan jumlah lantai bangunan yang boleh dibangun menurut peraturan setempat. Persyaratan lainnya ialah jarak bangunan dengan utilitas jalan dan sungai.

4.   Pembangunan Pakai Arsitek atau Tidak

Dilema yang seringkali melanda adalah menentukan pilihan apakah Anda perlu menggunakan jasa arsitek atau tidak. Sebenarnya, bila sudah yakin dengan desain Anda sendiri, Anda hanya perlu orang yang bisa mengapliasikan desain anda ke dalam gambar (Drafter) untuk nantinya digunakan sebagai pedoman untuk kontraktor dan tukang.
Namun, apabila Anda belum memiliki bayangan seperti apa rumah Anda nantinya atau ragu dengan desain Anda sendiri, sebaiknya Anda memerlukan jasa ahli Arsitek untuk melakukan segala sesuatu terhadap pembangunan rumah anda.

5.   Uruslah Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

apabila sketsa desain rumah sudah ada dan tergambar, kini saatnya Anda mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Untuk mendapatkannya, Anda dapat mengurusnya di instansi pemerintah. Mulai dari kantor kecamatan hingga kantor walikota atau bupati, yang semua itu tergantung luas tempat Anda mendirikan rumah.
lebih detail persyaratan apa saja yang harus dipenuhi untuk mengurus IMB, Anda bisa mendatangi kantor kecamatan atau Dinas Perijinan di lokasi Anda akan membangun rumah.

6.   Tentukan Kontraktor Pembangunan Rumah Anda

Dalam Pembangunan Rumah, kebanyakan orang lebih memilih tukang untuk mengerjakan pembangunan rumah daripada kontraktor. Sebaiknya, Jika Anda menggunakan jasa kontraktor maka pekerjaan pembangunan rumah yang dilakukan pun lebih terencana dan tentunya seusai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang sudah Anda tetapkan pada perencanaan awal.
Untuk memperoleh  jasa kontraktor yang terpercaya, Anda dapat meminta referensi dari sanak saudara atau kerabat. Nah, bagi Anda yang memakai jasa arsitek, Anda dapat meminta referensi dari arsitek tersebut

7.   Buatlah Rencana Anggaran Biaya

Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan perhitungan biaya untuk material bangunan, upah pekerja, serta biaya-biaya lainnya. Untuk bisa melakukan perhitungan RAB, Anda perlu tahu mengenai harga satuan material bangunan terbaru dan harga upah pekerja yang terbaru dan berlaku di daerah anda. Tak lupa, hal tersebut juga dibarengi dengan pengetahuan mengenai penghitungan luas volume bangunan. jika anda tidak bisa membuatnya, anda bisa menggunakan jasa arsitek untuk menghitung RAB dan sekaligus membuat desain rumah anda.

Semoga bermanfaat… jangan lupa SHARE ya.. semoga berguna bagi teman dan kolega anda…

Bagikan Ke

Related Posts

Previous
Next Post »