Advertisement

Beli Tanah Kavling? Baca Tips Berikut ini


Sahabat Rumah, Anda berniat membeli tanah kavling untuk tujuan digunakan sendiri atau investasi? Sebelum Anda membelinya, ada baiknya Anda harus mempertimbangkan beberapa hal.

Tanah kaveling ialah beberapa bidang tanah dalam satu daerah yang sengaja dilakukan pemecahan sertifikatnya, baik oleh perorangan maupun tubuh perjuangan yang telah terdaftar. Berasal dari akta induk hasil penggabungan maupun satu akta induk tanpa penggabungan.

Beli Tanah Kavling? Baca Tips Berikut ini
Tanah Kavling
 
Sejujurnya tak ada perbedaan membeli tanah kaveling dalam satu daerah dengan membeli tanah kavling biasa yang dimiliki penduduk pada umumnya. Persyaratan dan ketentuan jual beli tanahnya sama. 

Dengan melibatkan para pihak yaitu penjual dan pembeli yang cakap berdasarkan hukum, objek tanahnya pun sah untuk diperjualbelikan, dan memakai prosedur jual beli yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka transaksi jual beli tanah kaveling tersebut dianggap sah.

Berikut yang harus diperhatikan sebelum anda membeli tanah kavling:

Lakukan Pengecekan Sertifikat Tanah

Sahabat Rumah, Apakah akta tanah masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Apabila Sertipikat masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), diskusikan dengan pihak developer atau penjual, siapa yang akan membayar biaya peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

Lakukan Pemeriksaan batas tanah kavling

Sahabat Rumah, dimungkinkan batas tanah yang dijelaskan pihak penjual ternyata berbeda dengan yang tertulis di sertipikat. Apabila kita sebagai pembeli, lihatlah secara pribadi gambar batas tanah yang ada di sertipikat. Akan jadi duduk perkara jikalau ternyata batas tanah yang tertulis di akta berbeda dengan yang dijelaskan penjual.

Tanyakan asal permintaan tanah Kavling Yang Dijual

Sahabat Rumah, Jangan membeli tanah kavling ex kuburan, ex tempat sampah, ex rumah ibadah alasannya ialah secara Local Wisdom kurang pas, namun yang baik ialah bekas kebun, sawah. Kalau area tersebut sudah di buat rata Anda mampu mencari berita di Kelurahan atau Kecamatan

Lihat Akses Jalan Yang ada dan akrab dengan Tanah Kavling

Sahabat Rumah, telitilah kanal jalan yangada, alasannya ialah kanal jalan selalu menjadi kebutuhan di manapun tanah kavling akan dibeli. Pilih kanal jalan yang mampu melintas dua kendaraan beroda empat kiri kanan seara bersamaan.

Perkembangan lingkungan tanah kavling di masa depan

Anda harus cerdas melihat perkembangan lingkungan sekitar terutama kiri kanan yang akan menjadi tetangga kita nantinya. Ada kavling cepat laris tapi tidak dibangun oleh pemiliknya. Jangan hingga Anda membangun rumah tapi kiri kanan kosong dalam waktu lama, apalagi jaraknya sangat jauh, rumah anda terlihat terkucil sendirian.

Pantau dan Antisipasi potensi ancaman sekitar tanah kavling

Sahabat Rumah janganlah membeli tanah kavling di sekitar jalur SUTET (Saluran Udara Tegangan Tinggi), jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara dan tepi sungai. Antisipasi juga adanya perluasan fasilitas dan utilitas kota.

Sahabat Rumah Perbedaan membeli tanah kavling yaitu dalam satu daerah penjualnya telah merancang siteplan kawasannya secara rapi dan tertata. Membangun jalan lingkungan, menyediakan area bakal fasum dan fasos, dan mengurus perizinannya ibarat developer perumahan. Dengan demikian pembeli tanah kavling dimudahkan bila suatu dikala membangun rumah di atas tanah tersebut.

Demikian artikel Beli Tanah Kavling? Baca Tips Berikut ini semoga bermanfaat.. Bagikan jikalau menurut anda artikel ini mampu bermanfaat bagi orang lain

Berlangganan Update Artikel Rumahku Istanaku Gratis: